google webmaster tools,

Nabi Sulaiman a.s. dan Seekor Semut

Share

Posted by http://LimbanganGarut.com

Kerajaan Nabi Sulaiman a.s. dikala itu sedang
mengalami musim kering yang begitu panjang.
Lama sudah hujan tidak turun membasahi bumi.
Kekeringan melanda di mana-mana. Baginda
Sulaiman a.s. mulai didatangi oleh ummatnya
untuk dimintai pertolongan dan memintanya
memohon kepada Allah s.w.t. agar
menurunkan hujan untuk membasahi kebun-
kebun dan sungai-sungai mereka. Baginda
Sulaiman a.s. kemudian memerintahkan satu
rombongan besar pengikutnya yang terdiri dari
bangsa jin dan manusia berkumpul di lapangan
untuk berdo’a memohon kepada Allah s.w.t.
agar musim kering segera berakhir dan hujan
segera turun.
Sesampainya mereka di lapangan Baginda
Sulaiman a.s. melihat seekor semut kecil berada
di atas sebuah batu. Semut itu berbaring
kepanasan dan kehausan. Baginda Sulaiman a.s.
kemudian mendengar sang semut mulai berdoa
memohon kepada Allah s.w.t. penunai segala
hajat seluruh makhluk-Nya. “Ya Allah pemilik
segala khazanah, aku berhajat sepenuhnya
kepada- Mu, Aku berhajat akan air-Mu, tanpa air-
Mu ya Allah aku akan kehausan dan kami semua
kekeringan. Ya Allah aku berhajat sepenuhnya
pada-Mu akan air-Mu, kabulkanlah
permohonanku”, do’a sang semut kepada Allah
s.w.t. Mendengar doa si semut maka Baginda
Sulaiman a.s.kemudian segera memerintahkan
rombongannya untuk kembali pulang ke kerajaan
sambil berkata pada mereka, “Kita segera pulang,
sebentar lagi Allah s.w.t. akan menurunkan
hujan-Nya kepada kalian. Allah s.w.t. telah
mengabulkan permohonan seekor semut”.
Kemudian Baginda Sulaiman dan rombongannya
pulang kembali ke kerajaan.
Suatu hari Baginda Sulaiman a.s. sedang berjalan-
jalan. Ia melihat seekor semut sedang berjalan
sambil mengangkat sebutir buah kurma. Baginda
Sulaiman a.s terus mengamatinya, kemudian
beliau memanggil si semut dan menanyainya:
“Hai semut kecil untuk apa kurma yang kau bawa
itu?. Si semut menjawab, Ini adalah kurma yang
Allah s.w.t. berikan kepada ku sebagai
makananku selama satu tahun. Baginda Sulaiman
a.s. kemudian mengambil sebuah botol lalu ia
berkata kepada si semut, “Wahai semut kemarilah
engkau, masuklah ke dalam botol ini aku telah
membagi dua kurma ini dan akan aku berikan
separuhnya padamu sebagai makananmu selama
satu tahun. Tahun depan aku akan datang lagi
untuk melihat keadaanmu”. Si semut taat pada
perintah Nabi Sulaiman a.s.. Setahun telah berlalu.
Baginda Sulaiman a.s. datang melihat keadaan si
semut. Ia melihat kurma yang diberikan kepada si
semut itu tidak banyak berkurang. Baginda
Sulaiman a.s. bertanya kepada si semut, “Hai
semut mengapa engkau tidak menghabiskan
kurmamu” “Wahai Nabiullah, aku selama ini
hanya menghisap airnya dan aku banyak
berpuasa. Selama ini Allah s.w.t. yang
memberikan kepadaku sebutir kurma setiap
tahunnya, akan tetapi kali ini engkau memberiku
separuh buah kurma. Aku takut tahun depan
engkau tidak memberiku kurma lagi kerana
engkau bukan Allah Pemberi Rizki (Ar-Rozak),
jawab si semut.
sumber:http://www.kidukun.co.cc/

Dapatkan artikel Islam lainnya di www.pesantren-assunan.com

Sun, 2 Jan 2011 @23:11


1 Komentar
image

Sun, 2 Jan 2011 @23:56

Ririn, S.Ag

Htr nhn pisan aduh mani sarae info2 na


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+5+3

Tokoh Yg Terlupakan !
image

Mama Raden Kiayi Haji Syamsudin


Dari beliaulah lahir beberapa pesantren terkenal di Kab.Garut terutama di Kec. Limbangan & selaawi, Salah satunya Pesantren Assunan, Kudang, Ciseureuh, & Cikeused
Menu Utama

 

Aktifkan RBT Muslim Bersaudara-D'Sunan. Dgn cara Telkomsel ketik symp08 sms ke 1212. Indosat ketik symp08 sms ke 808. XL / AXIS ketik symp08 sms ke 1818

Pingin Cepet Kaya KLIK DISINI


Loading

 

Peresmian Mesjid Darul Muhtadin Pontren Assunan Padaleman Sunan Pancer Limbangan Garut 10/02/2012

Kontak AdminWeb Klik Disini

        Photo Bupati Garut


 

Bookmark and Share

 

SLINK
Copyright © 2017 Yayasan Assunan Limbangan · All Rights Reserved
RSS Feed