google webmaster tools,

Sajarah Sukapura

Kecamatan : Garut Kota
 
Nama pemegang naskah : R. Sulaeman Anggapradja 
Tempat naskah : Jln. Ciledug No. 225 Kelurahan Kota Kulon 
Asal naskah : warisan 
Ukuran naskah : 15.5 x 20.5 cm 
Ruang tulisan : 13 x 17 cm 
Keadaan naskah : baik 
Tebal naskah : 68 Halaman 
Jumlah baris per halaman : 13 baris 
Jumlah baris halaman awal dan akhir : 12 dan 14 baris 
Huruf : Arab/Pegon 
Ukuran huruf : sedang 
Warna tinta : hitam 
Bekas pena : tajam 
Pemakaian tanda baca : ada 
Kejelasan tulisan : jelas 
Bahan naskah : kertas tidak bergaris 
Cap kertas : tidak ada 
Warna kertas : kecoklat-coklatan 
Keadaan kertas : tebal agak halus 
Cara penulisan : timbal balik 
Bentuk karangan : puisi (tembang) 

Ringkasan isi : 

Pangeran Ngabehi Kusuma Hadiningrat adalah seorang bangsawan di tanah Sunda keturunan Sultan Pajang. Jaka Tingkir yang menurunkan para bangsawan di tanah Pajang. Jaka Tingkir yang menurunkan para bangsawan di tanah Sunda, khususnya para bupati Sukapura. 
Pada zaman dulu di tanah Sunda ada dua tokoh terkenal bernama Pangeran Sumedang dan Dipati Ukur yang masing-masing menjadi kepala daerah di Sumedang dan Ukur. Keduanya menjadi pemimpin karena memiliki kekuatan yang luar biasa. 
Selanjutnya dikisahkan tentang cerita Dipati Ukur, cerita itu dimulai dengan perintah Sultan Mataram kepada Dipati Ukur dan Tumenggung Bakureksa untuk menyerang Kota Batavia (Jakarta). Kemudian pemberontakan Dipati Ukur terhadap Mataram berhubung dengan kegagalannya menyerang Batavia, penumpasan pemberontakan Dipati Ukur oleh pasukan Mataram, dan diakhiri dengan pengangkatan Wirawangsa, Astramanggala dan Somahita menjadi masing-masing Bupati Sukapura, Bandung dan Parakanmuncang; berikut pembagian rakyat dan wilayah kepada mereka. Atas kehendak Sultan Mataram wilayah Pasundan diserahkan kepada kompeni. Dilukiskan pula perbandingan untung ruginya tatkala wilayah Pasundan berada dalam kekuasan Mataram dan Kompeni. Dibandingkan anta keduanya, berada dibawah kekuasaan Kompeni lebih beruntung bagi rakyat pribumi daripada dibawah kekuasaan Mataram. 
Selanjutnya diceritakan keadaan kabupaten Sukapura pada masa pemerintahan para Bupati Sukapura sejak bupati Sukapura pertama, yaitu Wirawangsa atau Tumenggung Wiradadaha, hingga bupati Sukapura ke-12 yaitu Raden Danukusumah. Dalam melukiskan masa pemerintahan tiap-tiap Bupati Sukapura itu diungkapkan kematian bupati Sukapura sebelumnya, penggantian dengan bupati baru, peristiwa-peristiwa yang terjadi dan masalah-masalah yang timbul selama masa pemerintahan bupati tersebut, saudara-saudara dan para putra bupati tersebut dan akhirnya kematian bupati yang bersangkutan.

Fri, 4 Jun 2010 @18:35

Tokoh Yg Terlupakan !
image

Mama Raden Kiayi Haji Syamsudin


Dari beliaulah lahir beberapa pesantren terkenal di Kab.Garut terutama di Kec. Limbangan & selaawi, Salah satunya Pesantren Assunan, Kudang, Ciseureuh, & Cikeused
Menu Utama

 

Aktifkan RBT Muslim Bersaudara-D'Sunan. Dgn cara Telkomsel ketik symp08 sms ke 1212. Indosat ketik symp08 sms ke 808. XL / AXIS ketik symp08 sms ke 1818

 

Peresmian Mesjid Darul Muhtadin Pontren Assunan Padaleman Sunan Pancer Limbangan Garut 10/02/2012

Kontak AdminWeb Klik Disini

        Photo Bupati Garut

Bookmark and Share

SLINK
Copyright © 2018 Yayasan Assunan Limbangan · All Rights Reserved
RSS Feed