google webmaster tools,

Dibalik Kemegahan Bangunan Makam Sunan Pancer

image

S iapa yang tidak kagum melihat kemegahan pelataran makam Sunan Pancer mulai dari pagar/benteng, gafura,tempat parkir, tempat istirahat/pendaftaran tamu, payung agung, tangga,tempat riyadhoh, mesjid, sampai pernak perniknya begitu tertata rapih dengan baik.  Wajar kalau sebagian pengunjung dan masyarakat terkagum dan memujinya.

N amun dibalik kemegahan dan ketulusan orang yang membangunnya, tanpa disadari empunya, .. ! Bahwa dimata para tokoh masyarakat  khususnya para kiayi ada yang tidak berkenan dalam pembangunan tersebut. Kenapa .. .. ! kebanyakan pendapat mengatakan bahwa tidak etis kalau makam seorang waliyyulloh di hiasi oleh tulisan - tulisan yang tidak ada relevansinya dengan ruh jihadnya. Salah satu tulisan yang menjadi sorotannya adalah tulisan " Bhinneka Tunggal Ika " dan " Rukun Islam Siliwangi ". Begitu juga dengan motif bangunan mesjid dengan warna warninya yang mencolok. Kebanyakan para tokoh masyarakat dan para kiayi lebih suka dengan tulisan-tulisan yang ada kaitannya dengan perjuangan seorang waliyyulloh seperti " lapad " Laa ikroha fiddiin ", dll. Atau tulisan tatacara ziarah dll.

Namun sayang penilaian para tokoh masyarakat dan para kiayi hanya sebatas omongan saja tidak ada yang berani tampil apalagi menegur kepada yang membuatnya, meskipun ketua MUI Kecamatan telah berempug dan akan meminta tanda tangan kepada para tokoh masyarakat dan para kiayi untuk mencari dukungan namun itupun belum terlaksana.

Sebagian juga mengatakan sumber masalahnya adalah  bahwa pembangunan tersebut disayangkan tanpa adanya musyawarah dengan para ahli waris keturunan kangjeung Sunan, para tokoh masyarakat  dan para kiayi.

Saya sebagai penulis lepas dari penilaian pro dan kontra sangat menyayangkan kenapa ini semua bisa terjadi padahal kita semua bisa duduk bersama dalam meyelesaikannya, mungkin permasalahanya adalah diskomunikasi tidak adanya jalinan komunikasi yang baik.
 
Memang betul  kalau kita renungkan  siapa orangnya yang sanggup mendanai dengan tulus pembangunan semegah itu rasanya sulit dipungkiri bahwa pembangunan itu memang  sangat bermanfaat bahkan bisa mengangkat citra diri dimata umum. Disisi lain juga para tokoh masyarakat  dan para kiayi itupun sangat dibenarkan dan harus diperhatikan  atas penilaianya apa lagi beliau-beliau ini tidak merasa di ajak musyawarah dalam rencana pembangunanya.

Hemat saya alangkah baiknya bila seseorang akan membangun apalagi ditempat semisal makam Sunan itu harus melalui proses musyawarah dengan semua lapisan masyarakat khususnya para tokoh masyarakat dan para kiayi karena jalan ini yang sangat dianjurkan dalam agama. Perlu ditekankan bahwa makam Sunan Pancer itu sudah menjadi aset kebesaran Islam didaerah Limbangan bahkan sejawa barat. Jadi bagusnya harus dipertimbangkan dalam rencana pembangunanya.

Kita ambil hikmahnya dalam masalah ini bahwa semua ini kekhilafan kita semua, kenapa, ? karena kalau saja orang yang membangunnya mengajak musyawarahkan maka tentu akan diterima dengan senang hati, begitu juga kalau saja para inohong daerah baik para tokoh masyarakat  maupun para kiayi sangat responsif terhadap pembangunan makam tentu mungkin akan datang pada awal pembangunan dan mengajak musyawarah kepada orang yang membangunnya. Dengan demikian kiranya ini semua kekhilafan kita semua.

Sebagai penulis berusaha seobyektif mungkin dan berimbang dalam melihat masalah ini dan tanpa dilandasi dengan kepentingan tertentu apalagi memihak salah satunya ini murni demi kepentingan kita bersama.

Saran dari penulis mudah-mudahan masalah ini tidak berlarut-larut sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dan saling menyalahkan dan semoga para tokoh masyarakat  dan para kiayi dapat menyelesaikanya dengan baik, begitu juga orang yang membangun makam Sunan dapat menerima dan mengerti keinginan masyarakat.


                                                                  Limbangan, 9 Mei 2010
                                                                         W a s a l a m




                                                                           Pemerhati


=======================================================

    

 





9 Komentar
image

Tue, 18 May 2010 @07:57

Yayan kusyana

Rasanya dgn berbangga diri tuh beliau yg membangun pasilitas tsb,tanpa disadari di situ ada hw nafsu yg ter sembunyi entah apa itu,smoga alloh segera membuka apa di blk smua itu,amin

image

Thu, 20 May 2010 @15:38

Redaksi

Mudah-mudahan semuanya dpt taufiq & hidayah dr Alloh Swt. Amin

image

Mon, 31 May 2010 @08:30

syarifuddin

Alhamdulillah, segala puji bagi alloh yang pada saat ini saya bisa mengatahui segala informasi yang ada di limbangan dengan adanya website ini mudah-mudahan limbangan bisa lebih maju

image

Thu, 3 Jun 2010 @07:45

miftah

saya ikut bahagia karena ada yg mau peduli pada makam leluhur kita,tapi sayang yang membangunya seperti orang yang tidak mengerti agama islam.

image

Sun, 1 Aug 2010 @21:19

Roro

Sing kawalat nu nyieuna euy

image

Sun, 29 Aug 2010 @02:25

yusup muzakar

tanpa mengurangi rasa hormat pada para komentataor dan pemerhati pembangunan makom Kanjeng sunan,, saya disini bekhusnudzon pada mereka, bahwa mmaksudnya adalah baik' namun yang perlu digaris bawahi disini, baiknya disini dalam pandangan/segi apa. kalo saya boleh kasih saran, alangkah lebih baik jika gambar2 itu diganti dengan Asma'ul husna dan kalamullah yang berkaitan dengan jiarah, serhingga orang yang berjiaroh kesana lebih memahami makna substansi dari jiarah tersebut. hingga akhirnya tidak akan berdampak pada timbulnya kesan negatif terhadap Islam khususnya,dan juga para pecinta jiarah.

image

Mon, 30 Aug 2010 @00:16

yusup muzakar

ass.. saya tidak tahu persis makna khusus bhineka tunggal ika dan rukun islam siliwangi ketika dikaitkan dengan ziarah/ bangunan pemakaman,, namun kalo makna yang global namun ditarik pada pengertian khusus,khusus disisni mempunyai pengertian hanya pemeran utama yang tau makna, tanpa ada sosialisasi dari makna itu,maka dari asal mula tujuan baik sangat mungkin akan brdampak buruk., bukan hanya beliau sendiri tapi beerefek pada citra tempat. saya tidak terlalu mempermsalahkan warna/desain, akan tetapi jikalau menimbulkan kesan negatif, sepertinya sang pemeran sebelum melakukan harus melewati pertimbangan yang lebih matang.

image

Wed, 13 Oct 2010 @23:36

angga

Emangnye siape dia, sipae tuh yang nggak setuju

image

Sun, 31 Oct 2010 @00:07

ti kuring

sebenernya dari desain dan bentuk serta kata-kata mewakili apa yang di inginkan oleh si pembangun tersebut...


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Tokoh Yg Terlupakan !
image

Mama Raden Kiayi Haji Syamsudin


Dari beliaulah lahir beberapa pesantren terkenal di Kab.Garut terutama di Kec. Limbangan & selaawi, Salah satunya Pesantren Assunan, Kudang, Ciseureuh, & Cikeused
Menu Utama

 

Aktifkan RBT Muslim Bersaudara-D'Sunan. Dgn cara Telkomsel ketik symp08 sms ke 1212. Indosat ketik symp08 sms ke 808. XL / AXIS ketik symp08 sms ke 1818

 

Peresmian Mesjid Darul Muhtadin Pontren Assunan Padaleman Sunan Pancer Limbangan Garut 10/02/2012

Kontak AdminWeb Klik Disini

        Photo Bupati Garut

Bookmark and Share

SLINK
Copyright © 2018 Yayasan Assunan Limbangan · All Rights Reserved
RSS Feed